Selasa, 22 Maret 2011

MUSIK INDONESIA PADA ERA SEKARANG

ini tentang keluhan gue terhadap musik di indonesia sekarang.
walaupun gue kelahiran tahun 91, gue udah kenal musik dari gue kecil karna kakak gue sering nonton MTV pasti lo semua tahukan MTV dulu digandrungin banget oleh anak-anak muda pada saat itu, waktu gue kecil gue sering denger lagu-lagu dari band-banda yg menurut gue itu bagus seperti sheila on 7, superglad, boomerang and many more, karna pada saat itu banyak banget genre music jadi orang-orang lebih eank untuk mendengarkan musik, tapi kini sekarang tapi kini emang sih masih banyak juga genrenya malah nambah, tapi hasil karya mereka itu sama 1 jenis apabila ada yg mengluarkan lagu melow dan tenar pasti semuanya berlomba-lomba untuk mengeluarkan dengan tema yg sama, apalagi tentang cinta yg isinya hanya mengiris-iris hati aja ga ada yg berguna, semuanya pasti tentang patah hati, emang sich bagus secara kan hidup di dunia ini gak selamnya itu selalu indah, tapi buat donk karya yg lebih berbobot yg lebih enak buat di dengar, band-band sekarang itu sama semuanya, yg berbeda hanya beberapa saja tapi sisanya sama cerita lagunya pasti tentang patah hati and tentang cinta yg mendayu-dayu.

sekarang band-band seperti efak rumah kaca, superglad, the upstairs and band-band indie lainnya hanya beberapa yg bisa muncul di depan layar kaca padahal lagu-lagu mereka lebih enak di dengar dibandingkan lagu-lagu yg ada sekarang-sekarang ini, gue jadi inget denagn salah 1 hasil karya dari salah satu band idola gue yaitu superglad yaitu "owh benar apa kata efek rumah kaca lagu cinta semakin mendayu saja, owh bodohnya para penguasa musik kita tak peduli karya yg penting harta", lyricnya bener-bener nyentil banget buat orang-orang yg mrnguasai industri musik indonesia, seperti orang-orang luar negeri donk, mereka berkaya dengan hati dan jiwa mereka jangan hanya ngikutin kemauan pasar, kalo pasar lagi ramenya lagu-lagu cinta trus lo juga ikut-ikutan bikin lagu cinta, kalo pasar lagi ramenya dengan tema patah hati lo juga bikin lagu-lagu patah hati, gue juga ngutip omongan Lukman salah satu personil dari superglad
"Kenapa kita masih bertahan di indie? Karena waktu kami tawarkan pada label besar sering ditolak dengan alasan belum cocok. Padahal sama saja mereka itu diktator!" teriak Lukman disambut gemuruh pengunjung.seharusnya semuanya juga lihat banyak band-band indonesia yg lain yg udah go internasional, buat lagu yg bermutu, buat lagu yg bisa di terima masyarakat secara universal, katanya kalian mau go internasional tapi buat lagu masih dengan bahasa indonesia. sekali-sekali buat lau dengan bahasa inggris, jangan takut dengan label yg selalu menuntuk kalian untuk membuat karya yg mengikuti pangsapasar aja ini seni dimana-mana karya seni ga ada batasannya jangan lah kalian membuang keinginan kalian untuk bermain musik dengan cara kalian itu berhanti karna hanya psara sedang rame dengan tema yg itu-itu saj, ramaikan industri musik di indonesia dengan berbagai macam genre musik agar lebih bervariasi lagi, janagn hanya diam ditempat seperti itu saja, membuata lagu dengan tema cinta dan patah hati boleh-boleh saja tapi expresikan dengancara kalian bermain musik yg ingin kalian mainkan.
entah sampai kapan dunia musik di indonesia bisa ramai dengan berbagai macam genre musik seperti: pop metal rock melodic dan masih banyak yg lainnya, masih banyak band-band indie diluar sana yg masih menunggu untuk masuk label rekaman.
mudah-mudahan aja semua pemusik di indonesia bisa mengerti kemauan orang-orang yg sudah merasa jjenuh dengan musik di indonesia yg semuanya begitu-begitu saja padahal sekarang acara-acara musik ditelevisa sudah banyak dan digandrungi dengan banya anak-anak muda tapi kenapa yg ditampilin band-band yg itu-itu saja yg hanya memainkan musik yg itu-itu saja, apalagi sekarang ada lipsing entah apalah itu yg gue trahu lipsing itu orang yg nyanyi hanya mangap-mangap aja kayak ikan lagi ditaro diatas tanah aja...
hahahaha...
main musik itu jangan hanya lipsink aja tapi secara live karna itu bisa membuat terlihat suranya itu bagus apa gak, kecuali kalo suara lo lagi hilang dan lo ga bisa mengeluarkan suara, baru deh boleh lipsing karna itu alasan kesehatan.
RBT yg biasa orang bilang ringbacktone (nada sambung) memangnya di luar negeri ada ya RBT? emanngnya enak ya dengerin lagu yg tadinya lagunyaitu full tapi dipotong menjadi setangah ataw mungkin kurang dari setengah juga, kalo gue sich jujur ga puas dengerin lagu kayak gitu, secara teknologi sekarng itu udah canggih, ada yg namanya mp4 sekarang hanphone juga ada fasilitas mp3 tapi kenapa masih ada aja yg itu yg namanya RBT, gue pun mengutip perkataan john paul ivan yg ada dalam sebuah situs, "Iya, emang itu adalah sangat aneh. Hanya orang Indonesia saja yang suka musik yang dipotong jadi 30 detik. Di luar mana ada RBT. Kenyataan fenomena ya seperti ini," itu adalah perkataan dari john paul ivan.

sekarang ketika ada boyband yg bisa diterima dan digandrungi oleh anak-anak muda jaman sekarang muali juga bermunculan boyband-boyband yg bermunculan dengan gaya yg agak ke asia-asian yaitu dandanan yg agak kekorea-korean, ketika ditanyai oleh infotaiment mereka selalu mejawab "kita udah lama merncanakan hal ini da baru sekarang aja bisa terwujud" kadang ada yg menjawab tidak mengikuti boyband-boyband yg ada, tapi pada kenyataannya mereka sama walipun yg membedakan hanya tariannya saja dan pembawaan pada saat menyanyikan lagunya, apa sich yg lo mau? lo mau terkenal lo buat donk yg lain yg berbada dengan yg ada di indonesia, jangan mentang-mentang  ada sesuatu yg baru terus bisa tenar dengan cepat lalu lo ikut-ikutan bikin yg temanya seperti itu ga penting tahu ga lo kayak begitu, berarti itu menunjukan kalo lo ga punya kreatifitas dan kemampun untuk menjadi terkenal. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar